sekjen united evangelical mission pdt dr fidon mwombeki asal tanzania kunjungi kantor pusat gkppd
Sidikalang (SIB)
Sekretaris Jenderal United Evangelical Mission (UEM) atau Misi Kristen Bersatu Pdt Dr Fidon Mwombeki kunjungi Kantor Pusat Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi (GKPPD) di Sidikalang, Kamis (2/2) pekan lalu untuk melihat kondisi GKPPD jelang Sidang Raya UEM, Oktober mendatang yang rencananya berlangsung di Berastagi (tuan rumah penyelenggara adalah Gereja Batak Karo Protestan atau GBKP). Status keanggotaan GKPPD di UEM saat ini adalah bukan anggota (non member) dan rencananya pada Sidang Raya mendatang diusulkan menjadi anggota (member).
UEM sendiri merupakan organisasi keagamaan yang berpusat di Jerman dengan anggota berbagai gereja dari benua Asia, Afrika dan Eropa. Gereja-gereja dari Indonesia anggota UEM antara lain HKI, Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKJTU), Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), GKPA, GBKP, GKPI, BNKP, GKPM, GKPS, HKBP.
Bishop GKPPD Pdt EJ Solin STh kepada wartawan, kemarin di Sidikalang mengatakan, status keanggotaan GKPPD akan diusulkan dari bukan anggota menjadi anggota pada Sidang Raya UEM yang direncanakan Oktober mendatang. “Penentuan atas usulan itu nantinya akan diputuskan dalam Sidang Raya, jadi dalam kaitan melihat kondisi GKPPD, kemarin Sekjen UEM berkunjung dan mengadakan pertemuan dengan kita,” ujar Bishop yang didampingi Sekjen GKPPD Pdt J Anakampun STh.
Menurut Bishop, Fidon Mwombeki yang asal Tanzania tersebut mendapat kesan baik tentang GKPPD. “Sekjen mengatakan mendukung dan akan memperjuangkan GKPPD untuk ditetapkan menjadi anggota tetap UEM pada Sidang Raya nanti,” ujarnya seraya mengatakan, pertemuan berlangsung di Zentrum GKPPD dan usai pertemuan, Fidon yang didampingi staf diajak melihat obyek wisata rohani Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo.
Ditambahkan, GKPPD berharap dapat diterima menjadi anggota tetap UEM sehingga bisa lebih intens berpartisipasi dalam program-program UEM.
GKPPD sebelum ini dikenal sebagai “HKBP Simarkata Pakpak”. Secara de facto, GKPPD sebenarnya telah berdiri pada tahun 1991, namun mandiri dari HKBP secara resmi pada Agustus 1995. Saat ini GKPPD terdiri dari 19 resort dan 142 gereja yang tersebar di berbagai pelosok tanah air.Sumber : Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) Medan, Senin 13 Februari 2012 Halaman 13
Komentar
Posting Komentar