Pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan di Adian Nangka Dairi Bermasalah

Pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan di Adian Nangka Dairi Bermasalah
·         Komisi B DPRD Ambil “Jalan Tengah”
 
Sidikalang (SIB)
            Pelaksanaan kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan Tahun Anggaran 2011 di Desa Adian Nangka Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi bermasalah.  Pekerjaan yang seharusnya sudah diserahterimakan 31 Maret itu hingga kini belum diserahkan oleh tim pengelola kegiatan karena memang belum layak diserahterimakan.
            Jusmok Aritonang (52) dan Rosty Pandiangan (37), dua warga desa itu, Kamis (12/4) di Kantor DPRD Dairi di Sidikalang menyampaikan hal tersebut kepada wakil rakyat termasuk Wakil Ketua DPRD Ir Benpa Hisar, Ketua Komisi B Saut Ujung dan Wakil Ketua Komisi B Resoalon L Gaol. Hadir pula dalam pertemuan itu Kabid Pembinaan Kehidupan Masyarakat Bapemas Dairi Patiur Gurning dan konsultan tekhnik Robert Tobing.
            Dijelaskan Aritonang yang juga pekerja kegiatan itu, anggaran  PNPM Mandiri Perdesaan TA 2011 sebesar Rp 350 juta di desa itu dipergunakan untuk renovasi 3 ruangan belajar SMA Negeri Adian Nangka dan pengadaan mobilernya.  Kegiatan dilaksanakan mulai November 2011.  Namun dalam kenyataannya banyak terjadi “penyelewengan” dan tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB) kegiatan.  “Sebagai contohnya saja, asbes yang menurut RAB setebal 4 mili ternyata diambil yang 2,5 mili, begitu juga besi cor, pondasi, kuda-kuda dan lainnya,” ujar warga.
            Karena itu, menurut warga, kondisi fisik bangunan hasil pekerjaan jauh dari yang telah direncanakan. 
            Patiur mengatakan tidak menolelir hal itu.  Kalau memang seperti itu, bahan-bahan yang tidak sesuai harus diganti, katanya dan mengatakan hal tersebut tidak lepas dari tanggung jawab konsultan tekhnik.
            Namun oleh Komisi B Dairi akhirnya diambil jalan tengah secara musyawarah mengingat masih kentalnya kekeluargaan di desa.  Disepakati, hal-hal yang masih perlu diperbaiki akan diperbaiki, karena tidak seluruhnya laporan atau yang disebutkan masyarakat akurat 100 persen. (T14)
 
SUMBER : Harian Sinar Indonesia Baru (SIB), Jumat 13 April 2012, Halaman 6.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPP Mamre GBKP Puji Pengurus Klasis Riau-Sumbar yang Teratur Gelar RPL

Rumah Tradisional Karo “Siwaluh Jabu’ di Desa Lingga Kini Sepi Pengunjung