Gus Irawan Pasaribu Pamit dan Minta Dukungan jadi Gubsu


Gus Irawan Pasaribu Pamit sebagai Dirut Sumut, Minta Dukungan Untuk Maju Pilgubsu




Sidikalang (SIB)
            Dirut Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu pamit kepada sekira enamratusan kaum ibu dan perempuan dari berbagai kelompok mitra usaha Bank Sumut di Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat, Selasa (8/5) di GOR Jalan RSU Sidikalang.  Gus Irawan, yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Dirut pada Juni mendatang, dalam kesempatan itu juga meminta dukungan untuk Pilgubsu 2013.
            “Bulan depan masa jabatan saya akan berakhir, jadi pada kesempatan ini saya mohon pamit karena sudah menjadi Dirut selama 3 periode.  Terima kasih kepada kelompok-kelompok usaha mikro di Dairi sehingga program ini bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.
            Ia menyebutkan, melalui program Kredit Sumut Sejahtera dari Bank Sumut hingga saat ini telah disalurkan dana Rp 4,5 miliar kepada 1.880 anggota di Dairi dan Pakpak Bharat saja. Total untuk seluruh daerah di Sumut, program itu beranggotakan 72 ribu orang dengan kucuran dana kredit mencapai Rp 177 miliar.
            Karena dianggap berhasil, lanjutnya, Bank Sumut memutuskan untuk melanjutkannya dengan program Kredit Sumut Sejahtera II.  Saat ini KSS II di Dairi dan Pakpak Bharat diikuti 65 anggota dengan kucuran kredit Rp 1,6 miliar.  “Untuk seluruh Sumatera Utara, program KSS II ini telah mempunyai 3 ribu anggota yang semuanya lancar dalam soal angsurannya,” katanya dan memberikan motivasi kepada kaum ibu agar bisa lebih berhasil dalam berusaha.
            Disebutkan pula, dirinya berencana maju sebagai calon Gubernur pada Pilgubsu 2013 mendatang, karenanya ia meminta dukungan kaum ibu di Dairi dan Pakpak Bharat.  Turut hadir, Kepala Cabang Bank Sumut Sidikalang Nurdin Lubis beserta jajarannya serta undangan lainnya. (T14)

SUMBER : Harian Sinar Indonesia Baru (SIB), Senin 21 Mei 2012, Halaman 6.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPP Mamre GBKP Puji Pengurus Klasis Riau-Sumbar yang Teratur Gelar RPL

Rumah Tradisional Karo “Siwaluh Jabu’ di Desa Lingga Kini Sepi Pengunjung