Kawasan Hutan di Silahisabungan Terbakar


 
Sidikalang (SIB)
            Sekira satu hektar kawasan hutan di Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi terbakar, Rabu hingga Kamis (14/6) kemarin.  Peristiwa tersebut diduga dipicu mudahnya kayu terbakar oleh percikan api pada saat cuaca panas menyengat beberapa hari terakhir.
            Kapolres Dairi AKBP H Enggar Pareanom SIK melalui Kapos Silalahi Aiptu Joko, dihubungi wartawan, Jumat (15/6), mengatakan, lokasi kebakaran hutan tersebut berada di Desa Paropo dan Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan.
            “Jadi ini terbakar, bukan dibakar.  Hampir setiap tahun terjadi kebakaran seperti ini, setiap musim kemarau. Mungkin karena puntung rokok misalnya, sejak dulu kan di sini rawan kebakaran kalau pas kemarau.  Kalau apinya, di perbukitan di Paropo saat ini sudah tidak ada lagi, tapi di Silalahi masih ada, itu lewat pos PLN, tapi yang kena kebanyakan masih ilalang.”
            Secara terpisah, Dandim 0206/D Letkol Inf Benny Satria melalui Pasi Intel Kapten Inf M Simarmata mengatakan, lokasi penanaman pohon oleh TNI dalam progam “Toba go green” yang telah dimulai beberapa waktu lalu, tidak ikut terbakar.  “Tidak, tidak ikut terbakar.  Yang terbakar itu lokasinya di perbukitan, lokasi penanaman pohon kita tidak kena.”
            Lebih lanjut Joko menyebutkan, situasi di Silalahi yang dikenal sebagai salah satu kawasan wisata andalan Kabupaten Dairi, sudah mulai tenang dan normal pasca kejadian angin kencang pekan lalu.  Tidak ada lagi angin kencang seperti kemarin-kemarin, katanya.  Namun, Bisron Sidabariba (27), seorang warga setempat yang hilang sejak Rabu pekan lalu setelah kapal “speedboat” yang ditumpanginya terbalik dihantam angin kencang, hingga kemarin belum ditemukan.  (B4)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPP Mamre GBKP Puji Pengurus Klasis Riau-Sumbar yang Teratur Gelar RPL

Rumah Tradisional Karo “Siwaluh Jabu’ di Desa Lingga Kini Sepi Pengunjung