Mantan Sekdaprovsu RE Nainggolan “Bernostalgia” dengan Bishop GKPPD



Sidikalang (SIB)
            Mantan Sekdaprovsu Dr Rustam Effendy Nainggolan MM bertemu Bishop Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi (GKPPD) Pdt Elias J Solin STh didampingi Sekjen Pdt J Anakampun STh, sejumlah pendeta dan pengurus pusat GKPPD, Jumat (15/6) di kantor pusat GKPPD Jalan Air Bersih Sidikalang Kabupaten Dairi.
            RE Nainggolan dalam pertemuan itu mengatakan kunjungannya ke kantor pusat GKPPD tak lain untuk bernostalgia dengan Bishop dan jajarannya sebagai sahabat lama.  RE sempat sekian lama bertugas di Dairi sebagai Sekretaris Daerah (Sekdakab) yakni sejak 1996 hingga 2000 sehingga punya banyak kenangan dengan Bishop EJ Solin terkait pelaksanaan tugas dan berbagai kegiatan, termasuk napak tilas perjuangan pahlawan nasional Sisingamangaraja XII dari Sidikalang hingga ke Parlilitan Humbanghas.
            Menurut RE Nainggolan, hidup di Dairi cukup menyenangkan.  “Di Dairi ini terjadi percampuran budaya yang sangat indah, ada Pakpak, Toba, Karo, Simalungun, Minang dan lainnya yang bercampur dengan indah.  Ini menarik, membuat kita lebih bhinneka dan nasionalis.”
            Orang di Dairi, lanjutnya, sejak dulu dikenal bersahabat meski penduduknya bersifat heterogen secara suku.  “Selain percampuran budaya dan persahabatan yang indah, Dairi juga menyimpan potensi besar dari alamnya.”
            Sementara Pdt Elias J Solin menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut.  Ia mengatakan punya kesan khusus dan mendalam ketika bersama RE Nainggolan yang saat itu menjabat Sekdakab Dairi, ikut serta dalam kegiatan napak tilas perjuangan   Sisigamangaraja XII.    “Dari situ kita lihat bagaimana Sisingamangaraja berjuang bahu-membahu dengan masyarakat Pakpak di Silima Suak dalam menentang Belanda.  Dari napak tilas itu juga kita ketahui bahwa bendera pusaka tadinya dititipkan Sisingamangaraja di rumah saudaranya bermarga Ujung di Keppas."
            Namun, lanjut Bishop, saat ini kondisi masyarakat Pakpak banyak yang masih mengalami ketertinggalan, terutama dalam hal pendidikan.  Karena itulah RE diharapkan bisa berperan dengan membuka kerja sama-kerja sama dengan berbagai pihak untuk lebih meningkatkan pendidikan masyarakat Pakpak.  “Saya pribadi sejak dulu melihat Pak RE sebagai orang yang dekat dengan Tuhan, calon pemimpin yang dekat Tuhan.”
            Di Sidikalang, selain bertemu Bishop dan pendeta GKPPD, RE Nainggolan juga menghadiri wisuda Sekolah Tinggi Theologi Oikumene Injili (STTOI) Sidikalang di Balai Budaya Sidikalang.  (B4)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPP Mamre GBKP Puji Pengurus Klasis Riau-Sumbar yang Teratur Gelar RPL

Rumah Tradisional Karo “Siwaluh Jabu’ di Desa Lingga Kini Sepi Pengunjung