Sempat Kejar-kejaran , Polisi Tangkap 2 dari 4 Anggota Komplotan Pencuri Dumptruk di Dairi
Sempat Kejar-kejaran , Polisi Tangkap 2 dari 4 Anggota Komplotan
Pencuri Dumptruk di Dairi
Dua tersangka.
Sidikalang (SIB)
Setelah
sempat kejar-kejaran, dua dari beberapa tersangka komplotan pelaku pencurian
mobil dumptruck Mitsubishi Colt Diesel BK 9053 CA milik Jonny Girsang, Kepala
Desa Sukandebi Kecamatan Tigalingga Kabupaten Dairi, berhasil ditangkap, Senin
(10/9) dinihari di KM 3 Jalan Sidikalang-Tigalingga. Dua tersangka tersebut yakni Ajeman dan Usman
alias Wak Man, keduanya mengaku warga Selesai Kabupaten Langkat masih dimintai
keterangan di Mapolres Dairi di Sidikalang, sedangkan beberapa rekannya
(disebut-sebut dua orang lagi) masih dalam pencarian.
Kapolres
Dairi AKBP Enggar P, dikonfirmasi wartawan, di Sidikalang, belum mau berkomentar
banyak tentang kasus itu. “Sedang
dikembangkan, mohon dibantu biar bisa diungkap jaringannya seluruhnya,”
sebutnya. Kasubag Humas AKP L Limbong
menyatakan hal serupa. “Masih dalam
pengembangan, masih kita selidiki lebih lanjut,” katanya.
Girsang,
ditemui di Mapolres, mengaku mengetahui peristiwa pencurian mobilnya tersebut
saat terbangun sekitar jam 03.00 dinihari.
Saat itu ia mendengar suara mesin truk tersebut. Begitu keluar, ia melihat truk yang tadinya
diparkir di halaman rumah, sudah bergeser sekitar 20 meter. “Awalnya saya pikir anggota saya yang
menghidupkan mobil, tapi saya lihat mobil diarahkan ke Tigalingga dan anggota
juga masih tertidur,” katanya. Dia lalu
menelepon anggota Polsek Tigalingga yang langsung mengontak Polres Dairi di
Sidikalang.
Brigadir
Sabar Sianturi (anggota SPK) dan Aipda Ranton Sinaga (anggota Sat Narkoba) yang
pada malam itu sedang bertugas jaga di Polres segera meluncur ke arah
Tigalingga dengan maksud melakukan penghadangan. Sempat menunggu beberapa saat, di kawasan KM
5 Jalan Sidikalang-Tigalingga, persisnya di persimpangan jalan tembus ke Lae
Pinang, tiba-tiba dumptruck curian tersebut meluncur dengan kecepatan tinggi,
di belakangnya menyusul mobil Daihatsu Xenia warna silver yang ditumpangi
kawanan pelaku. Ternyata komplotan, yang
menurut tersangka Aj beberapa di antaranya berasal dari Aceh, tersebut datang ke
rumah korban dengan mengendarai Xenia, begitu berhasil melarikan truk, mereka
mengawalnya dengan Xenia.
Kedua
polisi kemudian mengejar dengan mengendarai Toyota Kijang milik Sinaga. Setiba
di KM 3, setahu bagaimana Xenia mendahului truk. Mobil yang dikendarai polisi langsung ikut
‘memotong’ dan berhasil memepet truk.
Di saat itulah, polisi kemudian melepaskan tembakan ke bagian pintu
truk. “Saat diberikan tembakan, tidak ada tembakan balasan dari pelaku,” kata Sianturi. Truk kemudian terjatuh sedangkan mobil yang
dikendarai petugas hampir menghantam rumah warga. Adapun Xenia tersebut kabur ke arah
Sidikalang.
Dibantu
petugas Polsek Tigalingga yang sudah datang ke lokasi, polisi kemudian
melanjutkan pengejaran Xenia yang ternyata berbalik arah lagi. Sempat kejar-kejaran, mobil kawanan pencuri
itu kemudian terhenti setelah rusak akibat menabrak tebing jalan. Beberapa jam kemudian,
dua di antara pelaku berhasil ditangkap.
Aj di Simpang Sigambir-gambir, sedang W yang bertugas sebagai sopir
Xenia, ditangkap saat membeli sandal di sebuah warung.
Mobil
Xenia, mobil kijang milik polisi dan truk tersebut sudah diamankan di Mapolres
Dairi. Ketiganya dalam kondisi ringsek.
“Padahal
baru tiga bulan mobil itu saya beli, sehari-hari dipakai untuk mengangkut
batu,” kata Girsang. Menurut warga,
kasus pencurian mobil memang marak terjadi di kawasan Tigalingga sekitarnya
sejak beberapa waktu lalu. (B4)
Dim uat di Harian Sinar Indonesia
Baru (SIB), Selasa 11 September 2012, halaman 3.

Komentar
Posting Komentar