JALUR TRANSPORTASI SUMUT-ACEH MELALUI DAIRI PUTUS TOTAL



Sidikalang (SIB)
            Jalur transportasi Sumatera Utara-NAD melalui Kabupaten Dairi putus total akibat badan jalan nasional di KM 193 Desa Lau Gunung Kecamatan Tanah Pinem Dairi amblas dan hanya menyisakan sekitar 1 meter.
            Lokasi tersebut memang sejak beberapa bulan terakhir rawan.  Hanya mobil berukuran kecil yang bisa melintas karena badan jalan yang tersisa hanya setengah akibat amblas.  Posisi semakin sulit karena di sekitar lokasi juga terdapat sejumlah titik longsor. Di sisi kiri jalan merupakan sungai sedangkan di sisi kanan berupa tebing.
             Keterangan diperoleh wartawan, Senin (11/2), amblasnya hampir seluruh badan jalan itu terjadi Minggu (10/2).  “Jadinya, mobil dari arah Tigalingga tidak bisa lagi lewat, begitu juga mobil yang dari arah Kutabuluh,” ujar Kongsi Sembiring, seorang warga.
Putus totalnya jalan nasional itu berpengaruh pada aktivitas ekonomian warga. “Nggak bisa lagi bawa barang (hasil panen) ke Sidikalang, terpaksa bawa barang ke Tiga Binanga (Karo), belanja juga jadinya terganggu,” ujar Ngatasi, warga lain.
Di lokasi amblasnya tanah longsor tersebut kemarin terlihat hadir Emerson Sirait, staf Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumut I.  Alat berat sudah diturunkan ke lokasi untuk melakukan langkah darurat.  (B4)

Dimuat di Harian Sinar Indonesia Baru (SIB), Selasa, 12 Februari 2013, halaman 1.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPP Mamre GBKP Puji Pengurus Klasis Riau-Sumbar yang Teratur Gelar RPL

Rumah Tradisional Karo “Siwaluh Jabu’ di Desa Lingga Kini Sepi Pengunjung