TAHUN INI, DUA SMP NEGERI BARU DIBUKA DI TANAH PINEM DAN SUMBUL DAIRI





Sidikalang (SIB)
            Pemkab Dairi pada tahun anggaran 2013 ini akan membuka dua SMP baru yakni SMP Negeri 4 Lau Njuhar Kecamatan Tanah Pinem dan SMP Negeri 5 Sileu-leu Kecamatan Sumbul.  Dana pembangunan dua sekolah itu berasal dari APBN TA 2013.
            Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Dairi Naek Tobing menjawab pertanyaan wartawan, Jumat (8/3) di Sidikalang.  “Saya tidak ingat berapa persisnya dananya, tapi yang pasti pelaksanaannya tahun ini dengan dana dari APBN,” katanya dan menambahkan, pembangunan dua SMP negeri baru itu untuk lebih memberhasilkan program pendidikan wajib belajar di pedesaan.
            Saat ini, lanjutnya, jumlah SMP Negeri di Kabupaten Dairi sebanyak 62, sehingga masih perlu ditambah.  Adapun SMA sebanyak 24, SMK 13 dan SD Negeri 272. “Itu tidak termasuk MA.”
            Ditanya soal rencana pembangunan SMK Negeri di Dairi tahun ini, Tobing mengatakan belum ada.  Kendalanya tidak ada lahan yang disediakan atau diberikan masyarakat, padahal pengadaan lahan itu tidak masuk dalam dana yang disediakan pemerintah, katanya. 
Sebenarnya di Kecamatan Tiga Lingga sudah perlu dibuka SMK Negeri, tapi masalahnya ya itu tadi, kita kesulitan mendapatkan lahan untuk sekolah itu, jelasnya.
Lebih lanjut Kadis menjelaskan, nantinya jumlah SMA di Dairi akan terus dikurangi sementara SMK dan sekolah kejuruan akan terus ditambah.  Hal itu sesuai dengan program pemerintah untuk menyiapkan tenaga-tenaga siap kerja.
Dilihat dari perbandingan jumlah sekolah (SMK 13, SMA 24), ini memang belum ideal, tapi jika kita lihat dari perbandingan jumlah siswa-siswi, sebenarnya ini sudah mendekati ideal.  Jumlah murid SMA sekitar 8.000 sedangkan murid SMK sekitar 7.000 atau 55 berbanding 45 persen, tandasnya.  (B4)


DIMUAT DI HARIAN SINAR INDONESIA BARU (SIB), RABU, 13 MARET 2013, HALAMAN 14.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPP Mamre GBKP Puji Pengurus Klasis Riau-Sumbar yang Teratur Gelar RPL

Rumah Tradisional Karo “Siwaluh Jabu’ di Desa Lingga Kini Sepi Pengunjung