HARGA JUAL BIJI KOPI RP 11 RIBU, UNTUNG PETANI “HANYA CUKUP-CUKUP MAKAN”
Sidikalang (SIB)
Harga jual
biji kopi arabika di tingkat petani di Kabupaten Dairi saat ini berkisar Rp 11
ribu per kilogram. Harga tersebut
terbilang rendah dan tidak memberi keuntungan yang cukup bagi petani.
Hal tersebut
dikatakan Narkauli br Sibagariang (62), Jese Purba (60) dan petani kopi lainnya
di Desa Barisan Nauli Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi, Kamis (25/4) kepada
wartawan.
“Harga
sekarang Rp 11 ribu per kilo, mulai tahun baru kemarin begitu-begitu terus,”
kata br Sibagariang. Menurut petani,
harga tersebut tergolong rendah dan jauh dari memuaskan jika dibanding biaya
pengeluaran untuk merawat kopi, termasuk untuk obat-obatan dan biaya pekerja
tani.
“Seperti
sayalah, panen kopi ateng ini dua minggu sekali, rata-rata sekali panen itu
dapat 250 kilogram, dengan harga seperti sekarang ini (keuntungan) yang dapat
hanya cukup-cukup makanlah,” tambah Purba.
Idealnya
menurut para petani harga jual biji kopi berkisar Rp 20 ribu per kilogram
sehingga bisa memberikan keuntungan bagi mereka. “Kalau masih harga sekarang ini, masih
susahlah petani kopi,” lanjut Purba.
Karena
keuntungan bertani kopi dirasa hanya sedikit, banyak petani di Kecamatan Sumbul
kemudian beralih ke tanaman jeruk yang dinilai lebih prospektif. (B4)
DIMUAT DI HARIAN SINAR INDONESIA BARU (SIB), JUMAT, 26 APRIL
2013, HALAMAN 6.
Komentar
Posting Komentar