ANTI NARKOBA



PELAJAR DAN GURU SMP, SMA, SMK DI SIDIKALANG IKUTI LOKAKARYA PENCEGAHAN DINI NARKOBA





Sidikalang (SIB)
Sekitar 70 pelajar beserta guru SMP, SMA dan SMK di Sidikalang mengikuti semi lokakarya pencegahan dini narkoba, Selasa (11/7) pagi, di Aula Eks Bawasda Kantor Bupati Dairi Jalan Sisingamangaraja Sidikalang.  Kegiatan digelar Bagian Kesra Setdakab Dairi untuk menyambut Hari Anti Narkoba Internasional Tahun 2013.
Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro diwakili Asisten Administrasi Pembangunan Suasta Ginting saat membuka acara mengatakan, semi lokakarya merupakan satu dari tiga kegiatan yang digelar Pemkab Dairi untuk memeriahkan HANI Tahun 2013.  Dua kegiatan lainnya ialah lomba melukis dan lomba pidato.  Peringatan HANI 2013 sendiri, kata Ginting, di Dairi akan diperingati pada 26 Juni mendatang.
Ia mengatakan, bahaya narkoba merupakan salah satu masalah serius yang dihadapi bangsa ini. 
Mengutip berita Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) terbitan hari Minggu kemarin, Ginting menyebutkan, berdasarkan penjelasan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Anang Iskandar tercatat rata-rata setiap hari 40 orang meninggal sia-sia akibat penyalahgunaan narkoba di Indonesia.  Belum terhitung berapa yang putus sekolah maupun gila akibat mengkonsumsi narkoba.  Adapun kerugian ekonomi akibat peredaran narkoba di Indonesia mencapai Rp 41 triliun setiap tahun.
Melalui pemaparan angka-angka itu, Asisten II menggambarkan betapa berbahayanya penyalahgunaan narkoba. Semi lokakarya ini sangat bagus untuk menjadi benteng terhadap ancaman itu, katanya.
Sementara Kasat Narkoba Polres Dairi AKP DB Diriono Sihotang selaku penceramah memaparkan efek atau dampak negatif penggunaan narkoba dan contoh kasus-kasusnya.  Penggunaan narkoba kini juga telah merambah di kalangan remaja dan anak sekolah, suatu hal yang sangat memprihatinkan.  Ia juga menjelaskan soal mata rantai peredaran narkoba.
Menurut Kasat, Polri terus berupaya semaksimal mungkin dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.  Salah satu upaya itu melalui langkah preventif melalui kampanye dan sosialisasi anti narkoba, termasuk kegiatan lokakarya tersebut.  Adapun langkah lain ialah penindakan atau represif.
Dalam acara tersebut para peserta tampak antusias mengikuti paparan.  (B4)

DIMUAT DI HARIAN SINAR INDONESIA BARU (SIB), RABU, 12 JUNI 2013, HALAMAN 6.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPP Mamre GBKP Puji Pengurus Klasis Riau-Sumbar yang Teratur Gelar RPL

Rumah Tradisional Karo “Siwaluh Jabu’ di Desa Lingga Kini Sepi Pengunjung