Netralitas Polisi dalam Pilkada



Buka Puasa Bersama Para Pasangan Bakal Calon, Kapolres Dairi Tegaskan Polisi Netral dalam Pilkada
·         Tapi Berharap KPU Loloskan Keempat Pasangan Bakal Calon

Sidikalang (SIB)
            Kapolres Dairi AKBP Enggar Pareanom SIK berharap KPU Dairi bisa meloloskan keempat pasangan bakal calon bupati/wakil bupati Dairi yang beberapa waktu lalu sudah mendaftar ke KPU.  Kapolres juga menegaskan polisi netral dalam pelaksanaan Pilkada Dairi 10 Oktober 2013 yang saat ini tahapannya sudah dimulai. 
            Hal itu dikatakan Enggar dalam acara silaturahmi sekaligus buka puasa bersama jajaran Polres dengan KPU Dairi, Panwaslu dan para pasangan bakal calon bupati/wakil bupati, Senin (5/8) di aula Mapolres Jalan Sisingamangaraja Sidikalang.
            Acara dihadiri bakal calon bupati Luhut Matondang dan Passiona Sihombing, bakal calon wakil bupati Irwansyah Pasi, Renfil Capah dan Maradu Lingga.  Namun KPU Dairi hanya diwakili Sekretaris KPU Gamal Purba.  Hadir pula Dandim 0206/D Letkol Inf Syawal Fahmi Tambunan, Ketua DPRD Delphi Ujung, Ketua MUI Naik Angkat, sejumlah pendeta dan tokoh agama, para perwira Polres dan undangan lainnya.
            “Saya berharap agar keempat calon bisa lolos semua, agar sama rata sama rasa.  Kita semua bersaudara, jadi jangan sampai gontok-gontokan,” kata Kapolres.
            Melalui pertemuan silaturahmi sekaligus buka puasa bersama itu, lanjutnya, diharapkan pesan pilkada damai bisa tersampaikan, kemudian dilanjutkan oleh para pasangan calon kepada tim suksesnya.
            Ia juga menegaskan posisi polisi.  “Saya tegaskan, Polres Dairi netral.  Kalau ada anggota saya (yang diam-diam ikut ‘bermain’ dalam Pilkada), laporkan agar ditindak.”
            Sementara para bakal calon bupati/wakil bupati yang diberikan kesempatan menyampaikan pandangannya secara senada mengharapkan Pilkada berlangsung damai.  Renfil, Irwansyah dan Passiona secara senada menyatakan harapannya agar pasangan mereka yang menang, sementara Luhut mengatakan Pilkada seharusnya bisa memilih pemimpin yang terbaik.  Jika yang terpilih pemimpin terbaik, itu berarti yang menang adalah seluruh pasangan juga, katanya singkat.  (B4)

Dimuat di Harian SIB, Selasa, 6 Agustus 2013, halaman 6.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPP Mamre GBKP Puji Pengurus Klasis Riau-Sumbar yang Teratur Gelar RPL

Rumah Tradisional Karo “Siwaluh Jabu’ di Desa Lingga Kini Sepi Pengunjung