Pascapengrusakan oleh Massa, Aktivitas di Kantor DPRD Dairi Belum Pulih





Sidikalang (SIB)
                Aktivitas kerja di Kantor Sekretariat DPRD Dairi dan juga DPRD Dairi di Jalan Sisingamangaraja Sidikalang hingga Senin (7/10) kemarin belum pulih karena kondisi kantor yang masih harus dibersihkan pasca dirusak massa dalam peristiwa demo yang berujung rusuh, Jumat (4/10) malam kemarin.  Pecahan kaca masih berserakan di lantai  dan tanah, bahkan papan tripleks ukuran besar yang menyatakan kantor tersebut disegel rakyat, juga masih dibiarkan menempel di pintu utama sehingga tidak bisa dilalui.
                Dalam peristiwa Jumat malam kemarin, kantor wakil rakyat dan juga sekretariat DPRD dirusak massa.  Jendela kacanya copot atau hancur akibat dirusak dan dilempari.  Selain itu dua mobil plat merah yakni mobil dinas sekretaris DPRD dan mobil pool dewan, dirusak dan digulingkan, demikian juga dua dua unit sepedamotor milik staf sekretariat yang diparkir dekat mobil tersebut ikut dirusak. Kantor KPU, Gedung Balai Budaya dan kantor bupati juga ikut dirusak massa, sementara mobil milik KPU dibakar.
                Menurut informasi, barang-barang inventaris kantor DPRD dan sekretariat juga sudah diamankan ke tempat lain untuk mengantisipasi kalau-kalau ada aksi unjuk rasa susulan.  Karenanya ruangan terlihat kosong dari peralatan komputer atau semacamnya, meski meja dan kursi masih terletak di tempat semula.
                Wakil Ketua DPRD Dairi Ir Benpa Hisar Nababan kepada wartawan mengatakan operasional sekretariat mesti diupayakan sesegera mungkin pulih untuk mendukung kegiatan yang cukup padat karena banyaknya agenda, termasuk pembahasan RAPBD Dairi Tahun Anggaran 2013.
                Di sisi lain, katanya, hal itu juga menunjukkan bahwa Pilkada Dairi seharusnya memang ditunda karena situasi yang belum kondusif.   (B4)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPP Mamre GBKP Puji Pengurus Klasis Riau-Sumbar yang Teratur Gelar RPL

Rumah Tradisional Karo “Siwaluh Jabu’ di Desa Lingga Kini Sepi Pengunjung