Pku


Jumlah Titik Panas Meningkat Drastis, Bencana Kabut Asap Kembali Ancam Riau

Pekanbaru (SIB)
    Bencana kabut asap kembali mengancam Provinsi Riau menyusul jumlah titik panas (hotspot) mengalami peningkatan drastis.  Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Kamis (3/3), terpantau 52 hotspot di Provinsi Riau.
    Menurut Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin, Kamis siang kepada pers, berdasarkan pencitraan satelit terra dan aqua, terdapat 52 hotspot di Sumatera, dan seluruhnya berada di wilayah Riau.  "Dari jumlah hotspot itu, tingkat kepercayaan titik api itu sekitar 36 titik api," jelasnya.
    Ia mengatakan, dari seluruh titik panas ataupun titik api yang ada, Kabupaten Bengkalis menjadi fokus terbanyak hotspot dengan 37 titik, Siak 10 titik, Meranti empat titik dan Rokan Hilir satu titik.   
    Meski aktivitas kebakaran hutan dan lahan terpantau mengalami peningkatan, lanjutnya, sejauh ini belum berdampak signifikan terhadap kualitas udara dan jarak pandang.  Di Kota Pekanbaru, misalnya, jarak pandang masih berkisar 8 kilometer, Dumai 7 kilometer, Pelalawan 5 kilometer.
    Ia menjelaskan, beberapa hari terakhir ini umumnya cuaca di wilayah Riau cerah hingga berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan tidak merata terjadi di wilayah Riau bagian tengah, timur dan selatan.  Karenanya, meningkatnya aktivitas kebakaran hutan dan lahan tersebut menimbulkan kekhawatiran bencana kabut asap kembali terjadi di Riau.  (F05)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPP Mamre GBKP Puji Pengurus Klasis Riau-Sumbar yang Teratur Gelar RPL

Rumah Tradisional Karo “Siwaluh Jabu’ di Desa Lingga Kini Sepi Pengunjung