Pku

2016 Tahun Politik, Humas Setdako Pekanbaru Diminta Jangan Terkotak-kotak


Pekanbaru (SIB)
    Tahun 2016 ini merupakan "tahun politik" di Pekanbaru, mengingat Pilkada Kota Pekanbaru rencananya digelar pada Februari 2017 mendatang.  Di tahun politik ini ada kemungkinan bakal terjadi "gesekan-gesekan" kepentingan politik yang bisa saja merembes ke kalangan aparatur negeri sipil.  Karenanya keluarga besar Humas Setdako Pekanbaru diminta tetap kompak dan jangan terkotak-kotak akibat dukung-mendukung Pilkada.


    Hal itu dikatakan mantan Kabag Humas Setdako Pekanbaru Alek Kurniawan dalam pertemuan dengan jajaran pers, Senin (22/2) di rumah makan Hj Upik Pekanbaru.  Alek yang selama 10 bulan menjabat Kabag Humas, telah menempati posisi baru sebagai Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pekanbaru.  Ia digantikan Rizal yang sebelumnya menjabat Kabag Administrasi Kesra Setdako Pekanbaru.  Dalam pertemuan itu hadir juga Rizal bersama para kasubag dan staf di Humas Setdako.

    "Harus diakui, kerja Pak Rizal sebagai Kabag Humas nantinya akan lebih berat dibanding masa Kabag Humas sebelum-sebelumnya, tentunya juga dibanding saat saya selama 10 bulan menjadi Kabag Humas.  Ini karena tahun 2016 ini merupakan tahun politik, sehingga seolah semuanya akan bermuara ke situ," ujarnya.

    Di tahun politik, hampir semua segi kehidupan masyarakat seolah tersedot dalam pusaran kontestasi politik.  Karena itu, lanjut Alek, Rizal perlu dukungan penuh pers.  "Selain itu, di Humas sendiri juga harus menjaga kekompakan dan jangan terkotak-kotak," ujarnya lagi.

    Betapapun, lanjutnya, dalam persaingan atau malah gesekan-gesekan kepentingan politik menjelang Pilkada Pekanbaru itu, informasi memegang posisi penting.  

    Sementara itu, Rizal dalam pertemuan tersebut meminta dukungan wartawan sehingga ia dan jajarannya bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.  Ia juga mengaku akan banyak belajar dari pendahulu-pendahulunya di bagian humas.  (F05)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPP Mamre GBKP Puji Pengurus Klasis Riau-Sumbar yang Teratur Gelar RPL

Rumah Tradisional Karo “Siwaluh Jabu’ di Desa Lingga Kini Sepi Pengunjung