KETUA DEPARTEMEN HUKUM DPP PDIP JUNIMART GIRSANG :
MESKI BANYAK YANG
APATIS ATAS PENEGAKAN HUKUM, MASYARAKAT HARUS TERUS DIYAKINKAN BAHWA KEADILAN
MASIH ADA
Sidikalang (SIB)
Ketua
Departemen Hukum DPP PDI Perjuangan Junimart Girsang mengatakan, masyarakat
harus terus diyakinkan bahwa hukum dan keadilan masih ada di negeri ini. Hal itu penting untuk mengikis pesimisme
bahkan apatisme masyarakat terhadap penegakan hukum, yang kadang menyebabkan
munculnya aksi kekerasan massa (main hakim sendiri) karena tidak percaya pada
proses hukum.
Hal itu
dikatakan Junimart menjawab pertanyaan wartawan, kemarin di Sidikalang. Pengacara kelahiran Kabupaten Dairi itu menyebutkan,
persoalan kepastian dan penegakan hukum merupakan salah satu masalah yang mengemuka
di negeri ini. “Asas hukum ‘equality
before the law’ atau kesetaraan di hadapan hukum, misalnya, ternyata belum
benar-benar terwujud, banyak ketidakadilan yang dialami masyarakat, terutama
masyarakat kecil, dan itu sering kita lihat atau baca di media,” ujarnya.
Akumulasi
dari banyaknya kekecewaan masyarakat atas ketidakadilan itu, menurut Junimart berakibat
timbulnya apatisme dan tidak mau tahu atas penegakan hukum di kalangan masyarakat. “Asal bukan mereka yang kena, orang-orang
diam dan tidak mau ikut protes atas ketidakadilan itu. Itu fenomena yang saya lihat, termasuk di
Dairi ini.”
Ia
mencontohkan kasus penganiayaan Roulina br Purba, warga Sidikalang, beberapa
waktu lalu. “Ia yang jadi korban
penganiayaan dan melapor ke polisi, malah dia yang ditahan dan dihukum, ini
bagaimana ini. Masyarakat diam. DPRD
Dairi juga. Kenapa ini tak dikritisi
DPRD? Karena itu tadi, mungkin sudah apatis, tidak percaya lagi, jadinya tidak
mau repot,” paparnya.
Demikian
juga kasus pemerkosaan oleh sekelompok pria terhadap seorang wanita pendatang,
beberapa waktu lalu di Gedung Nasional Djauli Manik Jalan Sisingamangaraja
Sidikalang, menurut Girsang saat ini masyarakat tidak mengetahui dengan jelas
bagaimana hukuman yang diterima para pelaku.
Padahal, lanjutnya, kasus tercela itu sempat menjadi topik pembahasan
para perantau asal Dairi di Jakarta, karena jarang terjadi.
Junimart mengungkapkan
rencananya mendirikan Junimart Center untuk menampung keluhan masyarakat
Kabupaten Dairi terhadap persoalan-persoalan ketidakadilan. Gedung berlantai tiga sebagai kantor Junimar
Center tersebut saat ini dalam proses pembangunan di kawasan Panji Sidikalang.
Menurutnya, ia tidak akan mengutip bayaran dalam membantu masyarakat pencari
keadilan itu.
Di sisi
lain, katanya, pers juga harus lebih berperan agar masyarakat percaya bahwa
keadilan masih ada dan hukum masih tegak.
Karena itu pula ia mengusulkan digelar seminar bertopik ‘Peran pers atas
penegakan hukum’ di Sidikalang, Mei mendatang, menghadirkan pengacara terkemuka
dari Jakarta. Seminar yang terbuka untuk
para wartawan itu rencananya dilaksanakan bekerja sama dengan PWI. (B4)
DIMUAT DI HARIAN SINAR INDONESIA BARU (SIB), MINGGU, 14 APRIL
2013, HALAMAN 14.
Komentar
Posting Komentar